
Awan tak pernah marah padamu sebab tiada. Ia hanya memberi ruang pada matahari, pada bulan, pada burung, pada bintang. Agar kamu tersenyum dan bukan muram. Langit tak pernah menangis sebab ia hujamkan air pada bumi. Ia hanya ingin mebasahi yang sudah terlalu kering. Memberi aroma tanah pada jiwa-jiwa yang ketakutan, yang kelelahan, yang kecewa, yang resah. Jangan lari berputar-putar wahai jiwa yang kebingungan, kamu akan mual. Jangan pukul dadamu berkali-kali sebab tak tahan dengan kesakitan. Berlarilah keluar dan pukul setiap orang yang menghadang. Mungkin mereka tak akan sembuhkanmu tapi mereka tau kesakitanmu. Bila itu terlalu jahat maka serahkan dirimu pada alam yang membawa nafasmu bebas. Benamkan dirimu pada tanah sehabis hujan, maka aromamu senantiasa membias dan menyejukan. Kamu tidak bersalah sayang. Kamu hanya butuh sadar.
0 komentar:
Posting Komentar